Senin, 19 April 2010
Diam-diam, wanita malu ungkapkan kondisi abnormal vagina ini
Diam-diam, wanita malu ungkapkan kondisi abnormal vagina ini
Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Merdeka.com - Pembicaraan mengenai vagina beserta penyakitnya selalu menjadi topik yang tidak diungkap secara terang-terangan. Ditambah lagi, para wanita juga selalu merasa malu untuk mengungkapkan kondisi vagina mereka. Mereka cenderung memilih untuk diam ketika merasa ada kondisi abnormal di vagina mereka.
Dilansir dari dailymail.co.uk, ada jutaan wanita yang memilih merahasiakan tentang penyakit kelamin mereka dan sayangnya mereka tidak berusaha untuk menyembuhkannya. Salah satu jenis penyakit yang dialami oleh wanita adalah vaginismus. Kondisi abnormal ini terjadi saat otot-otot vagina tanpa sengaja mengencang dan tegang. Biasanya kondisi ini disebut dengan vaginal panic attacks.
"Vaginismus terjadi karena kontraksi refleks involunter dari otot pubococcygeus, yang menopang vagina. Gerakan refleks ini akan mengakibatkan otot-otot dan jaringan dalam vagina menegang," jelas Dr Geetha Venkat dari the Harley Street Fertility Clinic. "Biasanya penyebab vaginismus adalah kombinasi dari pemicu fisik dan non-fisik yang menyebabkan tubuh berusaha untuk mengantisipasi rasa sakit. Sebab tubuh memang memiliki kecenderungan untuk menegang dan menguatkan ototnya untuk melindungi diri dari bahaya."
"Wanita biasanya mengalami kondisi ini ketika menghadapi segala macam jenis penetrasi ke vagina mereka," lanjutnya.
Dr Venkat menambahkan untuk mengobati kondisi ini diperlukan terapi seks. Sebab terapi ini akan membantu Anda untuk mengenal tubuh Anda secara mendalam dan menjadi intim dengan diri Anda sendiri. Selain terapi seks, baru-baru ini para peneliti mengembangkan jenis suntikan botoks yang bermanfaat untuk mengendurkan otot-otot vagina guna mencegah vaginismus.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar